Di era digital, berolahraga tak lagi harus selalu bertemu fisik atau datang ke lapangan. Faktanya, komunitas olahraga virtual telah tumbuh pesat dan menjadi ruang baru yang ideal bagi Gen Z untuk bergerak aktif sekaligus mengekspresikan diri.
Secara umum, komunitas olahraga virtual menawarkan 3 keistimewaan berikut;
- Interaksi sosial dan koneksi baru: Banyak Gen Z menemukan teman bahkan relasi lewat olahraga dalam platform komunitas digital.
- Gamifikasi dan kompetisi: Fitur pencapaian, leaderboard, dan event bisa membuat olahraga terasa lebih seru dan kompetitif.
- Fleksibilitas dan kenyamanan: Karena komunitas vitual bisa diikuti dari mana saja dan kapan saja, platform ini cocok dengan gaya hidup digital Gen Z.
Nah, apa saja contoh komunitas virtual yang paling populer, aktif, dan relevan dengan tren gaya hidup Gen Z masa kini?
Jika kamu ingin tetap aktif, terhubung dengan komunitas, dan berolahraga dengan cara yang lebih seru dan fleksibel, simak-simak baik daftar berikut.
Strava Clubs & Virtual Running Community
Sebagai aplikasi pelacak lari dan olahraga, Strava juga memiliki komunitas besar yang sangat mainstream di kalangan Gen Z. Bahkan, klub baru di Strava naik drastis hingga mencapai 1 juta klub global. Begitu populernya sampai muncul tren unggahan Strava di berbagai akun medsos. Tren ini viral karena Gen Z suka “show off” achievement sambil tetap aktif.
Pengguna aplikasi ini bisa bergabung dalam klub lari, hiking, dan tantangan kebugaran. Di Indonesia, banyak komunitas lari online/offline hybrid seperti running club di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta yang share progress via Strava. Ada fitur sosial seperti “kudos”, komentar, challenge, hingga event bersama yang melengkapi pengalaman berolahraga dengan aplikasi ini.
Bisa dikatakan, Strava sangat cocok bagi yang suka eksis di media sosial sekaligus ingin melatih kebugaran dengan lari, jalan kaki, bersepeda, trail, atau virtual race.
Zwift & Zwift Indonesia (ZID)
Zwift adalah platform multiplayer online untuk bersepeda dan lari virtual. Karena memberikan ruang digital bagi para penggunanya, platform ini memungkinkan kamu berlatih, ikut race, dan bertemu komunitas secara real-time. Sehingga, Zwift bisa dimanfaatkan oleh para pecinta sepeda & lari yang ingin pengalaman sosial dan kompetitif tanpa keluar rumah.
Di Indonesia, sudah ada komunitas khusus yakni Zwift Indonesia (ZID) yang aktif mengadakan acara group ride dan kompetisi komunitas.
MyWhoosh Virtual Cycling Community
Selain Zwift, MyWhoosh juga dikenal sebagai platform balap sepeda virtual multiplayer yang terkenal di kalangan Gen Z. Platform ini menyediakan wadah berkompetisi dalam tim atau event online di berbagai rute dunia, dan interaksi dengan sesama peserta. Bagi kamu yang hobi gowes dan suka turnamen online, MyWhoosh adalah komunitas yang sangat ideal.
VR Fitness Communities
Komunitas olahraga berbasis virtual reality seperti FitXR, Supernatural VR, dan PowerBeatsVR semakin diminati Gen Z karena bisa membuat latihan terasa seperti bermain game.
FitXR memfasilitasi workout boxing dan dance dengan mode sosial multiplayer. Sementara itu, kamu bisa mendapatkan latihan musik-terpadu dengan komunitas dan leaderboard di Supernatural VR. PowerBeatsVR juga punya fitur latihan berbasis musik dengan leaderboard dan aktivitas interaktif yang sering digunakan oleh komunitas VR fitness.
Secara keseluruhan, komunitas olahraga virtual yang satu ini menggabungkan fitness dengan elemen sosial dan kompetitif dalam lingkup digital.
Cause Virtual Runs & FitCircle
Bagi pecinta komunitas olahraga yang lokal-lokal saja, dua platform yang berbasis di Indonesia ini bisa menjadi solusi. Cause.id contohnya, sering diikuti oleh Gen Z untuk tujuan kebugaran dan tantangan run & ride secara virtual. Adapun FitCircle banyak dimanfaatkan untuk menemukan komunitas olahraga sesuai minat (lari, yoga, futsal, dll), baik secara online maupun offline. Keduanya ideal untuk kamu yang ingin terhubung dengan komunitas dan event olahraga digital dalam lingkup lokal.
Komunitas TikTok/Instagram Challenge
Tidak sedikit Gen Z yang berminat mengikuti kelas virtual atau challenge fitness di TikTok maupun Instagram. Nah, aktivitas seperti ini pada gilirannya menciptakan komunitas olahraga virtual untuk workout challenge bareng influencer fitness. Beberapa contoh ternama adalah 2NineFitIndonesia atau Michael Simanjuntak.
Komunitas Esports
Tahukah kamu? Meskipun tidak terlalu melibatkan aktivitas fisik, esports adalah olahraga virtual nomor satu di kalangan Gen Z, terlihat dari jutaan pemain dan penonton muda yang terlihat dalam industri ini.
Indonesia sendiri termasuk pasar terbesar di Asia Tenggara untuk mobile esports. Beberapa komunitas & tim paling hype adalah RRQ (Rex Regum Qeon) dengan fanbase super besar terutama di Mobile Legends (MLBB), EVOS Esports & ONIC Esports yang ikonik dengan ONIC fandom di IDN Live-nya, serta komunitas game spesifik seperti Mobile Legends Bang Bang (MLBB) yang punya turnamen besar seperti M7 World Championship 2026 di Jakarta. Event seperti itu tentunya bisa membuat hype komunitas nasional meledak.
Gen Z menyukai komunitas virtual esports karena bisa kompetitif, streaming, dan memberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari fandom besar.
Tren Tambahan yang Sedang Naik Daun
Selain komunitas-komunitas di atas, ada juga beberapa nama yang cukup menonjol di kalangan Gen Z seperti:
- Padel & Tennis Virtual Communities (biasanya melalui group chat, booking via app, juga share highlight di IG/TikTok seperti Waktunya Padel atau Padel Dadakan).
- TheoTown, sebuah game simulasi kota yang lagi viral di 2026 untuk menyinggung kebijakan & sosial.
Akhir Kata
Lewat aplikasi, platform virtual, hingga teknologi VR, olahraga di era digital telah berubah menjadi pengalaman yang lebih interaktif terasa “relatable” dengan keseharian generasi digital.
Perkembangan ini sangat ideal dengan kebutuhan Gen Z yang banyak mencari komunitas olahraga virtual sebagai sarana latihan fisik sekaligus tempat berbagi progres, saling menyemangati, ikut tantangan bersama, hingga membangun identitas diri di dunia online.
Mulai dari virtual run, cycling online, VR fitness, hingga challenge berbasis aplikasi, semua dikemas dengan unsur gamifikasi dan koneksi sosial yang kuat. Dalam hal ini, Esports dan Strava jadi juaranya karena langsung digital-native. Kamu bisa memilih salah satu yang sesuai dengan olahraga kegemaran atau platform andalan.



