Hydration Workout: Latihan Ringan Saat Puasa atau Cuaca Panas

Hydration workout adalah latihan ringan berdurasi singkat yang termasuk dalam kategori ini. Fokusnya juga pada gerakan lembut, mobilitas, dan aktivasi otot, namun dengan tambahan detail untuk membuat tubuh tidak kehilangan banyak cairan.

Tetap sehat dan bugar bisa dilakukan dengan banyak cara. Bagi gen z dan sepantaran yang sudah memasuki usia kerja, olahraga singkat mungkin adalah salah satu cara paling efektif untuk tetap sehat. Itulah mengapa, program latihan cepat seperti micro workout dan one-minute fitness menjadi hype di kalangan muda.

Hydration workout adalah latihan ringan berdurasi singkat yang termasuk dalam kategori ini. Fokusnya juga pada gerakan lembut, mobilitas, dan aktivasi otot, namun dengan tambahan detail untuk membuat tubuh tidak kehilangan banyak cairan. Program ini cocok untuk kamu yang ingin tetap menjaga kebugaran saat sedang puasa, dehidrasi ringan, atau cuaca sangat panas.

Meski singkat dan meminimalisir konsumsi cairan tubuh, hydration workout tetap efektif untuk menjaga tubuh tetap aktif, melancarkan sirkulasi darah, dan menjaga kekuatan otot ringan. Tujuan utamanya bukan untuk membakar kalori sebanyak-banyaknya, namun meminimalkan risiko dehidrasi serta kelelahan berlebih.

Dalam penerapannya, hydration workout memiliki prinsip durasi pendek (tidak lebih dari 30 menit), intensitas rendah sampai sedang, tidak dilakukan secara outdoor jika cuaca panas, dan didominasi gerakan isometrik serta bodyweight ringan. Selain itu, minum air putih tentu saja menjadi rutinitas wajib dalam program latihan ini, terutama saat berbuka/sahur dan setelah latihan selesai (bagi yang puasa).

Apa saja contoh Hydration Workout?

Berikut adalah beberapa jenis hydration workout yang bisa dilakukan dengan mudah di rumah:

Latihan Berdurasi 20 Menit

Dilakukan dalam 2-3 putaran, contoh hydration workout ini biasanya memerlukan 1-2 menit antar putaran dan bisa diisi dengan jeda istirahat 30-45 detik antar gerakan.

GerakanFrekuensi/Durasi
Warm-up March in Place + Arm Circles3 menit
Bodyweight Squat to Chair12-15 kali
Wall Push-Up atau Knee Push-Up10-12 kali
Glute Bridge Hold (tahan atas)10 detik × 8-10 kali
Standing Cat-Cow + Side Bend untuk mobilitas tulang belakang8 kali tiap sisi
Single-Leg Balance Hold, bisa pegang tembok jika perlu20-30 detik tiap kaki
Seated/Standing Calf Raises20 kali
Deep Belly Breathing + Gentle Neck Stretch2 menit

Latihan Berdurasi 10 Menit

Jika 20 menit dirasa terlalu lama, masih ada jenis hydration workout ini yang bisa dilakukan hanya dalam 10 menit karena berintensitas sangat ringan.

  • Box Breathing 1 menit
  • Arm kecil untuk Shoulder Mobility 2 menit
  • Hip Opening Flow 2 menit
  • Core Activation 3 menit
    • Bird dog 30 detik x 2
    • Dead bug 30 detik x 2
    • Side plank short hold 20 detik tiap sisi
  • Cooling Stretch 2 menit
Baca juga:  Mengenal Seluk Beluk Tubuh Estetik yang Wajib Anda Ketahui

Kiat Hydration Workout agar optimal

Meski singkat dan sederhana, bukan berarti hydration workout bisa dilakukan sembarangan. Apalagi, latihan ini mengedepankan tubuh agar tidak kehilangan banyak cairan saat berolahraga. Agar tepat sasaran, terapkan tips-tips berikut ini saat menjalankan hydration workout:

Pilih waktu latihan yang tepat

Saat puasa, hydration workout bisa dilakukan sebelum sahur karena energi masih penuh, atau 30–45 menit menjelang berbuka agar bisa langsung rehidrasi setelah latihan. Di bulan Ramadan, setelah tarawih juga bisa menjadi waktu ideal.

Apabila cuaca panas, atur latihan saat pagi atau malam ketika suhu lebih rendah.

Pastikan latihan berintensitas rendah

Tidak semua olahraga harus mengeluarkan banyak keringat. Karena tujuan hydration workout adalah mempertahankan hidrasi tubuh, maka prioritaskan gerakan yang tidak memaksa tubuh banyak berkeringat banyak.

Seperti contoh di atas, kamu bisa memilih atau memadukan mobility flow, latihan pernapasan, Yoga ringan, slow core activation, walk-in-place 5-10 menit, hingga tai chi ringan. Hindari gerakan lompat-lompat, HIIT, sprint, atau angkat beban berat.

Batasi durasi sesingkat mungkin

Sekitar 5-20 menit adalah waktu yang cukup untuk mempertahankan kebugaran tanpa memicu panas berlebih di tubuh. Karena itu, hydration workout sebaiknya tidak melebihi durasi tersebut agar tetap sesuai tujuan. Jika kesusahan meluangkan satu periode waktu khusus dalam sehari, kamu bisa menjadikan gerakan-gerakan hydration workout sebagai micro workouts yang dilakukan sepanjang hari.

Atur rehidrasi dengan strategi yang tepat

Jika tidak puasa, selalu minum sebelum dan sesudah latihan. Gunakan elektrolit ringan (natrium, kalium, magnesium) jika cuaca ekstrem panas.

Bagi yang berpuasa, wajib hukumnya untuk memastikan hidrasi optimal saat sahur & berbuka. Contohnya, kamu bisa menggunakan pola 2-2-4 yang terdiri atas 2 gelas sahur, 2 gelas buka, 4 gelas malam.  Jangan lupa untuk menambahkan sedikit garam pada air sahur/berbuka untuk membantu retensi elektrolit.

Baca juga:  Ingin Jadi Atlet Sepakbola? Lakukan Gerakan Fisik Pesepakbola Berikut Secara Rutin

Tambahkan buah tinggi air (semangka, melon, jeruk) dalam diet kamu, dan hindari kafein karena memicu diuresis.

Jaga suhu tubuh

Untuk cuaca panas, gunakan teknik menjaga suhu tubuh dengan latihan di ruang yang teduh atau ber-AC. Kompres dingin di leher atau pergelangan tangan sebelum latihan, juga gunakan pakaian yang sesuai; berbahan tipis dan cepat kering, breathable, longgar, serta berwarna terang. 

Dengarkan sinyal tubuh

Jika sudah pusing, jantung berdebar cepat, haus ekstrem, kram atau kaku yang tidak biasa, segera hentikan latihan. Jika dilanjutkan, ada risiko heat exhaustion yang biasanya ditandai dengan kulit dingin lembap dan lelah berat.

Hydration workout adalah solusi ampuh untuk tetap bergerak tanpa “menguras” cairan tubuh berlebihan. Jadi meskipun sedang berpuasa atau cuaca sedang panas, kamu bisa menjaga tubuh tetap fit dengan cara aman.

Tetap terhidrasi dan dengarkan sinyal tubuhmu dengan baik ya!

Avatar untuk Galuh M

Tentang Penulis

Penulis yang berkecimpung di platform digital sejak 2014. Hobi baca buku dan nonton film, sedang menumbuhkan minat untuk hidup lebih sehat.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebelumnya

Travel-Friendly Workout: Latihan Singkat di Hotel atau Bandara

Selanjutnya

Yuk Ketahui Super Flu, Yang lagi Hangat Membuka 2026!

Program Latihan

Killer Abs

Kesulitan

Mudah

10

menit

Alat

Tanpa Alat

Otot

Fleksor Pinggul, Inti (Core), Perut Bawah, Perut Samping, Perut Six Pack

Killer Abs

Bakar Kalori & Lemak Workout

Kesulitan

Menengah

13

menit

Alat

Tanpa Alat

Otot

Betis, Bokong, Fleksor Pinggul, Hamstring, Paha Depan, Perut Six Pack

Bakar Kalori & Lemak Workout

Full Body – Membara!! Workout

Kesulitan

Susah

6

menit

Alat

Pull-up Bar

Otot

Betis, Dada, Hamstring, Paha Depan, Sayap / Lats, Trapezius, Trisep

Full Body – Membara!! Workout

Lihat semua program latihan